Friday, 27 December 2013

Jenita Elina

Lautan biru meminta dia menyisakan awanNamun lalat telah terbang dengan sebelah sayapnyaManakah dalam dirimu batu pualam warna hijau ituJika musim telah menitahkan gerimis untuk turunMaka siraman air mata sudah tak berarti lagiPercuma kamu menjerit
Api telah beberapa menit padamJangan harap ada perciknyaBahkan setitik bara pun sudah punah

Biarkan saja dia meratapi nasibBersama seekor monyet tua

Jenita Elina

Lautan biru meminta dia menyisakan awanNamun lalat telah terbang dengan sebelah sayapnyaManakah dalam dirimu batu pualam warna hijau ituJika musim telah menitahkan gerimis untuk turunMaka siraman air mata sudah tak berarti lagiPercuma kamu menjerit
Api telah beberapa menit padamJangan harap ada perciknyaBahkan setitik bara pun sudah punah

Biarkan saja dia meratapi nasibBersama seekor monyet tua